Alnadam
Selasa, 22 Januari 2019
Rabu, 12 April 2017
Tugas Etika Profesi & Komunikasi 1
Etika dan Moral
Pengertian Etika
Etika merupakan ilmu pengetahuan yang
berhubungan dengan upaya menentukan perbuatan yang di lakukan manusia untuk
dikatakan baik atau buruk, dengan kata lain aturan atau pola tingkah laku yang
di hasilkan oleh akal manusia. Dengan adanya etika pergaulan dalam masyarakat
akan terlihat baik dan buruknya. Etika bersifat relative yakni dapat
berubah-ubah sesuai dengan tuntutan zaman.
Etika
diartikan ”sebagai ilmu yang mempelajari kebaikan dan keburukan dalam hidup
manusia khususnya perbuatan manusia yang didorong oleh kehendak dan didasari
pikiran yang jernih dengan pertimbangan perasaan”.
Pengertian Moral
Moral adalah perbuatan, tingkah laku atau ucapan seseorang
dalam berinteraksi dengan manusia. apabila yang dilakukan seseorang itu sesuai
dengan nilai rasa yang berlaku di masyarakat tersebut dan dapat diterima serta
menyenangkan lingkungan masyarakatnya, maka orang itu dinilai mempunyai moral
yang baik, begitu juga sebaliknya. Moral adalah produk dari budaya dan Agama.
Moral merupakan kondisi pikiran, perasaan, ucapan, dan perilaku manusia yang
terkait dengan nilai-nilai baik dan buruk. Moral (Bahasa Latin Moralitas)
merupakan istilah manusia menyebut ke manusia atau orang lainnya dalam tindakan
yang mempunyai nilai positif
Etika dan Moral Sebagai Mahasiswa dan
Dalam Masyarakat
· Berpakaian
rapi dan sopan
· Melakukan
peraturan yang berlaku
· Member
contoh yang baik dalam berperilaku
· Saling
menghormati
· Berperilaku
dan bertutur kata yang sopan
· Menyapa
dosen ketika bertemu
· Menghadap
dosen dengan sopan ketika ada keperluan
· Bertanya
/ mengemukakan pendapat dengan baik
· Bertemu
di rumah dosen dengan sopan
· Membenahi
kelas agar tercipta kenyamanan saat proses pembelajaran
· Disiplin
dalam ruangan
· Kehadiran
dalam kelas, tidak pernah bolos atau tidak hadir tanpa keterangan
· Kegiatan
pada jam istirahat, menggunakan jam istirahat sebagaimana mestinya dengan
efektif dan efesien.
· Membangun
saling percaya antar rekan mahasiswa
· Komitmen
dan disiplin yang bersifat terbuka, dan mau menerima pendapat rekan mahasiswa
lainnya
· Saling
berbagi informasi
· Saling
member dukungan dengan cara elegant dan gentle
· Mau
menerima rekan dengan tulus yang mau bersahabat
· Terampil
mengelola situasi konflik menjadi situasi problem solving
· Menganggap
rekan mahasiswa sebagai mitra belajar bukan saingan
· Selalu
menyapa rekan mahasiswa (junior-senor)
· Saling
mengingatkan ketika ada tugas
· Member
komentar secara objective dan positif
· Tidak
memfitnah
· Melakukan
pergaulan secara wajar dengan menghormati nilai-nilai agama, kesusilaan, dan
kesopanan
Sabtu, 19 November 2016
REKLAME KERETA API DI SUMATERA BARAT
REKLAME KERETA API DI SUMATERA BARAT
A . LATAR BELAKANG
Kereta
Api adalah bentuk transportasi rel yang terdiri dari serangkaian kendaraan yang
ditarik sepanjang jalur kereta api untuk mengangkut kargo atau penumpang.
Kereta api adalah sarana
transportasi yang mencirikan negara maju. Kita akan menuju ke arah itu dengan
mengaktifkan kembali jalur kereta yang sudah ada dan menyambung jalur dari
Logas ke jalur trans Sumatera di Pekan Baru, Provinsi Riau.
B.
DAMPAK SOSIAL
- Sebelum di reklame,kereta api di sumatera barat tidak berfungsi atau bisa disebut sudah mati . Yang ada pada waktu itu hanya rute dari padang ke pariaman . Pada waktu itu peron nya sudah banyak yang tidak layak . Waktu itu masyarakat kemana mana pun jadi susah sehingga membutuhkan waktu yang lama untuk bepergian , itu adalah transportasi penghubung yang cepat .
- Setelah di reklame , Pengaktifan kembali jalur kereta api di Sumatera Barat mulai dikerjakan pada beberapa titik, dengan anggaran mencapai Rp2,7 triliun. Jalur itu, akan aktif dipakai tahun ini, yaitu dari Kayu Tanam-Padang Pariaman-Padang,.
jalur kereta api juga mulai ditetapkan
diantaranya Padang Panjang- Payakumbuh-Limbanang, kemudian Muaro Kalaban-Muaro
Sijunjung sepanjang 13 kilometer. Pembersihan pun udah mulai dilakukan seperti
membersihkan peron dan sudah mulai memwarnai jembatan contohnya . Dan kegiatan
di masyarakat akan lancar karena tidak ada pengaruh transportasi yang biasa nya membuat macet .
C. DAMPAK
POSITIF DAN NEGATIF
- POSITIF
1. Membuat orang senang
bepergian
2. Tidak menghabiskan waktu yang
lama
3. Lebih nyaman karena tersedia
tempat duduk
4. Lebih murah dan efisien
- NEGATIF
1. Kemungkinan terjadi
kecelakaan
2. Bisa menyebabkan macet
3. Sering terjadi pencurian
Sabtu, 15 Oktober 2016
MICROSOFT ACCES
NEW TAB BARU MICROSOFT ACCES
1. Buka Microsoft Access2016, Klik Blank desktop database
2. Buka tab File, pilih Options
3. Klik tab File – Options sehingga akan tampil dialog Access Options
4. Klik pilihan Customize Ribbon pada bagian sebelah kiri sehingga pada bagian sebelah kanan akan ditampilkan Customize The Ribbon
5. Klik New Tab untuk membuat tab baru dengan nama default New Tab
6. Klik Kanan pada New Tab (Custom) dan klik Rename untuk mengganti nama tab tersebut
7. Membuat Group pada tab – Klik kanan tombol New Group (Custom) – Klik Rename
8. Mengisi Group dengan tombol perintah dengan cara, Klik tombol dibagian bawah Choose Command Form, Klik add hingga semua perintah masuk kedalam Group
9. Maka tampilan dalam Group Kelompok 4 (Custom) akan seperti ini, Klik OK
10. Selesai maka pada tab Kelompok 4 akan muncul tampilan seperti ini
Jumat, 23 September 2016
alnadam.ilmusosialdasar.blogspot.com
Pengertian Penduduk, Masyarakat, Kebudayaan , Individu dan Keluarga
Pengertian Penduduk
Penduduk
adalah orang-orang yang berada di dalam suatu wilayah yang terikat oleh
aturan-aturan yang berlaku dan salingberinteraksi satu sama lain secara terus
menerus / kontinu. Dalamsosiologi, penduduk adalah kumpulan manusia yang
menempatiwilayah geografi dan ruang tertentu.
Penduduk suatu
negara ataudaerahbisa didefinisikan menjadi dua:
1.
Orang yang
tinggal di daerah tersebut
2.
Orang yang
secara hukum berhak tinggal di daerah tersebut.
Dengan kata
lain orang yang mempunyai surat resmi untuk tinggaldi situ. Misalkan bukti
kewarganegaraan, tetapi memilih tinggal didaerah lain.Kepadatan penduduk
dihitung dengan membagi jumlahpenduduk dengan luas area dimana mereka
tinggal.Pertambahan Penduduk di IndonesiaPenduduk dunia saat ini telah mencapai
lebih dari 6 miliar,dimana di antara jumlah tersebut, 80 persen tinggal di
negara-negaraberkembang. Sementara itu, United Nations (2001)
memproyeksikanbahwa penduduk perkotaan di negara-negara berkembang
terusmeningkat dengan rata-rata pertumbuhan 2,4 persen per tahun. Angkaini
merupakan dua kali lipat angka pertumbuhan penduduk totalnegaranegaraberkembang
pada umumnya, yakni sekitar 1,2 persen. Meskipenduduk perkotaan di
negara-negara maju juga meningkat denganangka pertumbuhan yang lebih besar
daripada angka pertumbuhanpenduduk totalnya, dan juga angka urbanisasinya jauh
lebih besardaripada negara-negara berkembang, pertumbuhan perkotaan
dinegaranegaraberkembang tetap lebih cepat disertai dengan meningkatnya penduduk
perkotaan secara absolut.Sensus Penduduk 2000 menunjukkan bahwa jumlah penduduk
perkotaan di Indonesia telah mencapai lebih dari 85 juta jiwa, denganlaju
kenaikan sebesar 4,40 persen per tahun selama kurun 1990-2000. Jumlah itu kira-kira hampir 42 persen dari total jumlah
penduduk.Mengikuti kecenderungan tersebut,
dewasa ini (2005)diperkirakan bahwa jumlah penduduk perkotaan telah melampaui
100 juta jiwa, dan kini hampir setengah jumlah penduduk Indonesia
tinggaldi wilayah perkotaan. Hal ini tentu
saja berdampak sangat luas pada upaya perencanaan dan pengelolaan pembangunan
wilayah perkotaan.Meningkatnya proporsi penduduk yang tinggal di perkotaandapat
berarti bahwa penduduk berbondong-bondong pindah dariperdesaan ke perkotaan,
atau dengan kata lain penduduk melakukan urbanisasi.Secara demografis sumber
pertumbuhan penduduk perkotaan.
pertambahan
penduduk alamiah, yaitu jumlah orang yang lahir dikurangi jumlah yang
meninggal; migrasi penduduk khususnya dariwilayah perdesaan (rural) ke wilayah
perkotaan (urban); sertareklasifikasi, yaitu perubahan status suatu desa
(lokalitas), dari lokalitasrural menjadi lokalitas urban, sesuai dengan
kriteria yang ditetapkandalam Sensus oleh Badan Pusat Statistik.Pertambahan
penduduk alamiah berkontribusi sekitar sepertigabagian sedangkan migrasi dan
reklasifikasi memberikan andil dua pertiga kepada kenaikan jumlah penduduk
perkotaan di Indonesia, dalamkurun 1990-1995. Dengan kata lain migrasi
sesungguhnya masih merupakan faktor utama
dalam penduduk perkotaan di Indonesia.Kegiatan industri dan jasa di kota-kota
tersebut yang semakinberorientasi pada perekonomian global, telah mendorong perkembangan
fisik dan sosial ekonomi kota, namun semakin memperlemah keterkaitannya dengan
ekonomi lokal, khususnya ekonomi perdesaan karena upah di pedasaan lebih kecil
dari upah di perkotaan. Dampak yang paling nyata hanyalah meningkatnya permintaan
tenaga kerja, yang pada gilirannya sangat memacu laju pergerakan penduduk dari
desa ke kota dan makin mempersulit lowongan pekerjaan karena banyak persaingan
orang yang dari desa ke ke kota untuk mencari kerja.
Masyarakat (sebagai terjemahan istilah society) adalah sekelompok orang yang membentuk sebuah sistem semi tertutup (atau semi terbuka), Kata society berasal dari bahasa latin, societas, yang berarti hubungan persahabatan dengan yang lain. Societas diturunkan dari kata socius yang berarti teman, sehingga arti society berhubungan erat dengan kata sosial. Secara implisit, kata society mengandung makna bahwa setiap anggotanya mempunyai perhatian dan kepentingan yang sama dalam mencapai tujuan bersama dimana sebagian besar interaksi adalah antara individu-individu yang berada dalam kelompok tersebut. Kata "masyarakat" juga berakar dari kata dalam bahasa Arab, musyarak. Lebih abstraknya,pengertian masyarakat adalah suatu jaringan hubungan-hubungan antar entitas-entitas.
Dari definisi diatas masyarakat adalah sebuah komunitas yang saling tergantung satu sama lain (interdependen). Umumnya, istilah masyarakat digunakan untuk mengacu sekelompok orang yang hidup bersama dalam satu komunitas yang teratur, sekelompok manusia dapat dikatakan sebagai sebuah masyarakat apabila memiliki pemikiran, perasaan, serta sistem/aturan yang sama. Dengan kesamaan-kesamaan tersebut, manusia kemudian berinteraksi sesama mereka berdasarkan kemaslahatan.
Masyarakat sering diorganisasikan berdasarkan cara utamanya dalam bermata pencaharian. Pakar ilmu sosial mengidentifikasikan ada: masyarakat pemburu, masyarakat pastoral nomadis, masyarakat bercocoktanam, dan masyarakat agrikultural intensif, yang juga disebut masyarakat peradaban. Sebagian pakar menganggap masyarakat industri dan pasca-industri sebagai kelompok masyarakat yang terpisah dari masyarakat agrikultural tradisional.
Masyarakat dapat pula diorganisasikan berdasarkan struktur politiknya: berdasarkan urutan kompleksitas dan besar, yaitu :
1.
masyarakat band,
2.
suku, chiefdom,
3.
dan masyarakat negara.
Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat. Melville J. Herskovits dan Bronislaw Malinowski mengemukakan bahwa segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri. Istilah untuk pendapat itu adalah Cultural-Determinism.
Menurut Edward Burnett Tylor, kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks, yang di dalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat.
Menurut Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi, kebudayaan adalah sarana hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat.
Dari berbagai definisi tersebut, pengertian kebudayaan adalah sesuatu yang akan memengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak. Sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya, berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata, misalnya pola-pola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan lain-lain, yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat.
Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni. Bahasa, sebagaimana juga budaya, merupakan bagian tak terpisahkan dari diri manusia sehingga banyak orang cenderung menganggapnya diwariskan secara genetis. Ketika seseorang berusaha berkomunikasi dengan orang-orang yang berbada budaya dan menyesuaikan perbedaan-perbedaannya, membuktikan bahwa budaya itu dipelajari.
Budaya adalah suatu pola hidup menyeluruh. budaya bersifat kompleks, abstrak, dan luas. Banyak aspek budaya turut menentukan perilaku komunikatif. Unsur-unsur sosio-budaya ini tersebar dan meliputi banyak kegiatan sosial manusia.
Dengan demikian, budayalah yang menyediakan suatu kerangka untuk mengorganisasikan aktivitas seseorang dan memungkinkannya meramalkan perilaku orang lain.
Teori-teori yang ada saat ini menganggap bahwa kebudayaan adalah sebuah produk dari stabilisasi yang melekat dalam tekanan evolusi menuju kebersamaan dan kesadaran bersama dalam suatu masyarakat, atau biasa disebut dengan tribalisme.
Dan pengertian kebudayaan sendiri sangat luas sampai settiap orang menilai kebuadayaaan menurut pemikiran dia sendiri .
Masuknya sebuah kebudayaan dengan jalan damai. Misalnya, masuknya pengaruh kebudayaan Hindu dan Islam ke Indonesia. Penerimaan kedua macam kebudayaan tersebut tidak mengakibatkan konflik, tetapi memperkaya khasanah budaya masyarakat setempat. Pengaruh kedua kebudayaan ini pun tidak mengakibatkan hilangnya unsur-unsur asli budaya masyarakat. Penyebaran kebudayaan secara damai akan menghasilkan Akulturasi, Asimilasi, atau Sintesis. Akulturasi adalah bersatunya dua kebudayaan sehingga membentuk kebudayaan baru tanpa menghilangkan unsur kebudayaan asli. Contohnya, bentuk bangunan Candi Borobudur yang merupakan perpaduan antara kebudayaan asli Indonesia dan kebudayaan India. Asimilasi adalah bercampurnya dua kebudayaan sehingga membentuk kebudayaan baru. Sedangkan Sintesis adalah bercampurnya dua kebudayaan yang berakibat pada terbentuknya sebuah kebudayaan baru yang sangat berbeda dengan kebudayaan asli
PENGERTIAN INDIVIDU.
Individu berasal dari kata latin ‘individuum’
artinya yang tak terbagi atau satu kesatuan yang paling kecil dan
terbatas. Individu bukan berarti manusia sebagai suatu keseluruhan yang
tak dapat dibagi, melainkan sebagai kesatuan yang terbatas, yaitu
sebagai manusia perseorangan. Makna manusia menjadi Individu apabila
pola tingkah lakunya hampir identik dengan tingkah laku massa yang
bersangkutan. Proses Individualisasi atau aktualisasi diri merupakan
proses peningkatan ciri-ciri individualitas pada seseorang sampai pada
dirinya sendiri.
PENGERTIAN KELUARGA
Keluarga diambil dari bahasa Sanskerta “kulawarga”; “ras” dan “warga” yang berarti “anggota” yaitu lingkungan yang terdapat beberapa orang yang masih memiliki hubungan darah. Keluarga adalah unit satuan masyarakat yang terkecil yang merupakan suatu komponen kecil dalam masyarakat. Kelompok inilah yang menghasilkan individu dengan berbagai macam bentuk kepribadiannya dalam masyarakat. Keluarga sebagai kelompok pertama yang dikenal individu sangat berpengaruh secara langsung terhadap perkembangan individu sebelum maupun sesudah terjun langsung secara individual di masyarakat
PENGERTIAN KELUARGA
Keluarga diambil dari bahasa Sanskerta “kulawarga”; “ras” dan “warga” yang berarti “anggota” yaitu lingkungan yang terdapat beberapa orang yang masih memiliki hubungan darah. Keluarga adalah unit satuan masyarakat yang terkecil yang merupakan suatu komponen kecil dalam masyarakat. Kelompok inilah yang menghasilkan individu dengan berbagai macam bentuk kepribadiannya dalam masyarakat. Keluarga sebagai kelompok pertama yang dikenal individu sangat berpengaruh secara langsung terhadap perkembangan individu sebelum maupun sesudah terjun langsung secara individual di masyarakat
Langganan:
Postingan (Atom)